Jumat, 20 Juli 2018

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 - Pedoman Upacara Bendera di Sekolah


Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah


Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 - Pedoman Upacara Bendera di Sekolah

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah baik jenjang SD, SMP, SMA, maupun SMK akan kami bagikan dalam kesempatan ini guna memperbaharui informasi Bapak/Ibu sekalian. Pelaksanaan upacara bendera di sekolah merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang mencakup nilai-nilai penanaman sikap disiplin, kerjasama, rasa percaya diri, dan tanggung jawab yang mendorong lahirnya sikap dan kesadaran berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air di kalangan peserta didik khususnya untuk Tahun Ajaran 2018/2019.

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
  • Upacara Bendera yang selanjutnya disebut Upacara adalah penaikan Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Bendera adalah Sang Merah Putih.
  • Pembina Upacara adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pejabat pemerintahan, atau tokoh masyarakat.
  • Pemimpin Upacara adalah peserta didik yang dipilih untuk memimpin jalannya Upacara di sekolah.
  • Pengatur Upacara adalah guru yang bertugas menyiapkan rencana acara Upacara serta segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan Upacara di sekolah.
  • Pemandu Upacara adalah peserta didik di bawah bimbingan guru pembina yang membaca acara pelaksanaan Upacara di sekolah.
  • Pembawa Naskah Pancasila adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membawa naskah Pancasila untuk diserahkan kepada Pembina Upacara dan menerima kembali naskah tersebut pada saat yang telah ditentukan. 
  • Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks tersebut pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  • Pembaca Teks Janji Siswa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks janji siswa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  • Pembaca Doa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membaca doa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  • Pemimpin Lagu/Dirigen adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas memimpin kelompok dan/atau seluruh peserta Upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  • Kelompok Pengibar Bendera adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyiapkan dan menaikkan Bendera pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  • Kelompok Paduan Suara adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional lainnya pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

Dalam Pasal 2 disebutkan:
  1. Upacara di sekolah paling sedikit dilaksanakan pada pagi hari setiap: a. peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus; b. hari Senin; dan c. hari besar nasional.
  2. Hari besar nasional antara lain meliputi: a. Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei; b. Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei; c. Hari Lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni; dan d. Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.

Selanjutnya dalam Pasal 3, Pelaksanaan Upacara di sekolah bertujuan untuk:
  • memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • membiasakan bersikap tertib dan disiplin;
  • meningkatkan kemampuan memimpin;
  • membiasakan kekompakan dan kerjasama;
  • menumbuhkan rasa tanggung jawab; dan
  • mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. 

Unsur pelaksana Upacara di sekolah terdiri atas:
  • pejabat Upacara; 
  • petugas Upacara; dan
  • peserta Upacara.

Pejabat Upacara terdiri atas:
  • Pembina Upacara;
  • Pemimpin Upacara; 
  • Pengatur Upacara; dan 
  • Pemandu Upacara.

Petugas Upacara paling sedikit meliputi:
  • Pembawa Naskah Pancasila;
  • Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945;
  • Pembaca Teks Janji Siswa;
  • Pembaca Doa;
  • Pemimpin Lagu/Dirigen;
  • Kelompok Pengibar Bendera; dan 
  • Kelompok Paduan Suara.

Peserta Upacara terdiri atas:
  • kepala sekolah;
  • wakil kepala sekolah;
  • guru;
  • tenaga kependidikan;
  • peserta didik; dan/atau
  • tamu undangan. 

Susunan acara Upacara meliputi:
  • Acara persiapan yang terdiri atas: 1) setiap pemimpin barisan menyiapkan barisannya; 2) Pemimpin Upacara memasuki lapangan Upacara; 3) penghormatan kepada Pemimpin Upacara; 4) laporan setiap pemimpin barisan; dan 5) Pemimpin Upacara mengambil alih pimpinan.
  • Acara pokok yang terdiri atas: 1) Pembina Upacara memasuki lapangan Upacara; 2) penghormatan umum kepada Pembina Upacara; 3) laporan Pemimpin Upacara; 4) penaikan bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya; 5) mengheningkan cipta; 6) pembacaan teks Pancasila; - 6 - 7) pembacaan teks Pembukaan UUD 1945; 8) pembacaan teks janji siswa; 9) amanat Pembina Upacara; 10) menyanyikan lagu wajib nasional; 11) pembacaan doa; 12) laporan Pemimpin Upacara; 13) penghormatan umum kepada Pembina Upacara; dan 14) Pembina Upacara meninggalkan lapangan Upacara.
  • Acara penutupan yang terdiri atas: 1) Pemimpin Upacara membubarkan peserta Upacara; dan 2) Peserta Upacara meninggalkan lapangan Upacara. 

Dalam pelaksanaan kegiatan Upacara di sekolah, Pemimpin Lagu/Dirigen bertugas:
  • memimpin seluruh peserta Upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu wajib nasional pada saat dan tempat yang telah ditentukan; dan
  • memimpin Kelompok Paduan Suara menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

Dalam Pasal 18, ditekankan bahwa:
  1. Lagu Indonesia Raya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 dinyanyikan secara lengkap dalam 3 (tiga) stanza oleh peserta Upacara dengan berdiri tegak dan sikap hormat.
  2. Lagu Indonesia Raya dengan 3 (tiga) stanza sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyanyikan dengan lirik tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Untuk lebih lengkapnya, silakan unduh file Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah pada link yang sudah kami sediakan di bawah ini:

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah


Silakan baca juga artikel kami yang lainnya !!!

Demikian informasi tentang Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 - Pedoman Upacara Bendera di Sekolah. Semoga dapat bermanfaat. Kritik dan saran saya harapkan untuk bahan perbaikan blog ini pada masa yang akan datang. Blog komunitaspkb.com ini merupakan blog informasi dan berita terkini seputar dunia pendidikan seperti informasi PPG Dalam Jabatan, UKG, PKG, Sertifikasi, CPNS, Inpasing, PKB dan info penting lainnya. Untuk itu update terus blog ini supaya anda tidak ketinggalan berita terbaru dari kami.


EmoticonEmoticon